PENGARUH PEMBERIAN TERAPI MUROTTAL TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PASIEN PRE OPERASI MAYOR DI RUMAH SAKIT MUHAMMADIYAH PALEMBANG

Sukron | Keperawatan | 2018

Latar Belakang : Pembedahan merupakan ancaman potensial maupun aktual pada integritas seseorang yang dapat meningkatkan kecemasan ketika akan menghadapinya, sehingga menjadi perasaan yang tidak nyaman, khawatir atau perasaan takut. Respon psikologi sangat  mempengaruhi tingkat kecemasan. Salah satu meode untuk menurangi tingkat kecemasan adalah dengan Terapi Murottal. Tujuan : Untuk Mengetahui pengaruh pemberian   terapi   murottal   terhadap   tingkat   kecemasan   pasien   pre   operasi mayor. Metode : Penelitian ini merupaka pre eksperimen dengan jenis rancangan one group   dan posttest. Sampel penelitian ini adalah pasien di ruang bedah Ibnu Rusyd Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 18 April-
25 April 2017 dan Jumlah sample one group pre dan post berjumlah 40 responden. Teknik  pengambilan  data  digunakan  pada  penelitian  ini  adalah  teknik  Purposive
Sampling. Uji statistik yang digunakan adalah uji wilcoxon. Hasil : Berdasarkan hasil
penelitian didapatkan pengaruh pemberian terapi murottal terhadap tingkat kecemasan pasien pre operasi mayor di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang. Hal ini didukung dengan nilai rata-rata tingkat kecemasan sebelum diberi terapi murottal lebih tinggi dari tingkat kecemasan sesudah diberi terapi murottal yaitu 11,78 > 8,28 serta nilai p value
0,000 α ≤ 0,05. Kesimpulan : Ada pengaruh yang signifikan terhadap pemberian terapi murottal terhadap tingkat kecemasan pasien pre operasi mayor di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang dan Selain itu, hendaknya melakukan penelitian pada responden yang memiliki jenis operasi yang sama agar lebih spesifik sehingga dapat memberikan variasi dan pengembangan terbaru dalam dunia kesehatan.



Kata Kunci : Terapi Murottal, Kecemasan, Pre Operasi Mayor

» Kembali